Rahasia untuk memiliki hidup yang bahagia juga bergantung pada kesederhanaan.Kesederhanaan adalah kemampuan untuk melihat keluar dari masalah, yaitu melihat hakikat. “Sederhana adalah bagaimana kita menemukan hakekat di balik suatu pernik atau suatu masalah,” kesederhanaan akan menolong Anda untuk tidak berlarut-larut dalam suatu masalah karena Anda memikirkannya begitu rumit. Padahal berdiskusi dan bertukar pikiran dengan orang lain akan sangat membantu. Lalu buatlah sebuah problem statement sehingga dapat menyelesaikannya dengan pikiran yang lebih logis dan terstruktur. Selain itu, lihatlah tugas atau pekerjaan Anda sebagai sebuah misi. Dengan demikian, Anda akan menjalankannya dengan semangat, passion dan gairah dalam mengerjakannya
sentuh hatiku
October 24, 2008 at 6:22 am (Uncategorized)
sentuh hatiku
BETAPA KUMENCINTAI
SEGALA YANG T’LAH TERJADI
TAK PERNAH SENDIRI JALANI HIDUP INI
SELALU MENYERTAI
BETAPA KUMENYADARI
DI DALAM HIDUPKU INI
KAU SLALU MEMBERI RANCANGAN TERBAIK
OLEH KARENA KASIH
REFF :
BAPA, SENTUH HATIKU
UBAH HIDUPKU MENJADI YANG BARU
BAGAI EMAS YANG MURNI
KAU MEMBENTUK BEJANA HATIKU
BAPA, AJARKU MENGERTI
SEBUAH KASIH YANG SELALU MEMBERI
BAGAI AIR MENGALIR
YANG TIADA PERNAH BERHENTI
jason or Shienita Senjaya
Pernah denger lagu itu?? Dulu, pas pertama denger lagu ini, bulu kudukku merinding, dan hampir menangiss:)
Lagu ini membuat g berusaha sabar, kuat dalam kondisi apapun, benar2 lagu yg menyergarkan rohani, dah ga pernah bosan mendengarkannya:)
Sedikit info:)
Pencipta lagu ini adalah seorang anak Tuhan,
Kisah didalam lagu itu adalah milik teman sekolahnya.
Temannya itu diperkosa oleh ayahnya sendiri dan menjadi gila, sehingga harus dipasung(dirantai) dirumahnya.
Ia suka datang dan mendoakan anak itu sambil sesekali menulis lirik lagu..
waktu pun berlalu…
Diapun pindah kota dan mulai sibuk dengan kegiatannya sendiri. Suatu ketika anak perempuan itu menelpon dia.
Tentu saja kaget bukan main, krn anak itu kan gila. dipasung pula? kok skrg bisa lepas? telp pula?
Akhirnya anak perempuan itu cerita,
suatu hari entah karena karat atau bagaimana rantainya lepas. Satu hal yang langsung dia ingat, dia mau bunuh bapaknya!
Tetapi saat dia bangun, ia melihat Tuhan Yesus dengan jubah putihnya, berkata :
“Kamu harus maafin papa kamu.”
Tetapi anak itu ga bisa dan dia terus menangis, memukul, dan berteriak..
Sampai akhirnya Tuhan memeluk dia dan berkata : “Aku mengasihimu”
Walaupun bergumul akhirnya anak itupun memaafkan papanya, mereka sekeluarga menangis dan boleh kembali hidup normal.
Dari situ lah lagu sentuh hatiku ditulis,
betapa ku mencintai segala yang telah terjadi
tak pernah sendiri, selalu menyertai
betapa kumenyadari didalam hidupku ini..
kau selalu memberi rancangan terbaik oleh karena kasih
Bapa sentuh hatiku, ubah hidupku, menjadi yang baru
Ajarku mengerti sebuah kasih yang selalu memberi..
KasihMu ya Tuhan tak pernah berhenti..
Kisah diatas sungguh2 terjadi, semoga bisa menginspirasi kita agar bisa merasakan kasih Tuhan yang luar biasa.. ^^
comment dari seorang teman
October 6, 2008 at 11:46 am (Uncategorized)
Hpy birthday ya ibann….
semoga panjang umur,sehat selalu, smkn baiik hatinya, smkn syng sm klrga, smkn sukses dgn kerjaannya,n terutama smkn dekat dgn Tuhan….
aku minta kepada Tuhan setangkai bunga yang segar, namun Ia membriku kaktus yang sangat jelek danberduri.Aku minta kupu kupu, Ia bri aku ulat berbulu.Aku sedih dan kcewa.namun tiba tiba kaktus itu tumbuh bunga yg sngt cantik skali,ulat berbulu itu berubah menjadi kupu kupu yg sngt cantik.itulah jalan Tuhan indah pd waktuNya!!Dia tidak pernah memberi apa yg kita harapkan tetapi Ia membri apa yg kita butukan.Terkadang qt sedih,kcewa dan terluka, namun jauh di atas segalanya,Dia sedang merajut rancangan ayg terbaik utk qt…amin
Happy birthday ya ibanku…
Jesus love You
Makasih ya iban!:)
she….
January 21, 2008 at 7:42 am (Uncategorized)
disini saya lampirkan lirik lagunya:).Met menikmati ya!!.
SHE by Elvis Costello
She
May be the face I can’t forget
The trace of pleasure or regret
May be my treasure or the price I have to pay
She
May be the song that summer sings
May be the chill that autumn brings
May be a hundred different things
Within the measure of a day
She
May be the beauty or the beast
May be the famine or the feast
May turn each day into a heaven or a hell
She may be the mirror of my dreams
The smile reflected in a stream
She may not be what she may seem
Inside her shell
She
Who always seems so happy in a crowd
Whose eyes can be so private and so proud
No one’s allowed to see them when they cry
She
May be the love that cannot hope to last
May come to me from shadows of the past
That I’ll remember till the day I die
She
May be the reason I survive
The why and wherefore I’m alive
The one I’ll care for through the rough in ready years
Me
I’ll take her laughter and her tears
And make them all my souvenirs
For where she goes I’ve got to be
The meaning of my life is
She
She, oh she
Da..da….GBU
Kepadamu yang termanis
January 21, 2008 at 7:38 am (Uncategorized)
Andai Tuhan punya dompet, fhotomu pasti ditaruh didalamnya.
Ia menerbitkan matahari disetiap pagi untukmu dan menumbuhkan bunga2 setiap musimnya.
Kapan saja kamu ingin berbicara, Ia siap mendengarkan.
Ia bisa saja tinggal dimana saja di alam raya ini, tetapi dia memlilih tinggal dihatimu.
Lihat kawan, betapa Ia tergila2 padamu.
Tuhan tidak menjanjikan hari2 tanpa duka, kegembiraan tanpa penderitaan, matahari tanpa hujan.
Tetapi Ia sungguh menjanjikan kekuatanUntuk menghadapi hari2mu, penghiburan bagi air matamu, dan terang bagi jalan
My Life….
January 21, 2008 at 7:37 am (coretcoret)
Seperti benang-benang panjang tak terlerai
telah bersimpuh sumpah menjadi saksi kemelut
beratapkan mendung hitam
rintik2 hujan , bukan lagi pembawa rahmat
tapi duri-duri
membungkus resah gelisah
menyelimuti sepi yg ganas
bahang tandus menjerit dalam diri
terhimpit meronta
lepaskan aku dari kesakitan ini!
Begitukah pendakian?
Hidup terlalu meminta pengorbanan
padahal itu bukan jaminan
untuk pasti ke Tujuan
aku tidak mampu merangkak lagi
keletihan menggulung tubuh
ke mana harus aku bersandar?
tembok hati telah retak
kata2 kehilangan makna
menarik nafas pencarian puncaK
telah banyak membuang masa
di bukit2 pasir
Keterpaksaan datang lagi memujuk diri
cuba kutegakkan semula
tongkat teguh yg pernah kusandang
Namun,
setiap kali itu kulakukan
luka2 terus mengalir merah
sakit dan pedih
Ah..biarlah aku begini
dalam kelamnya segala makna
mungkin aku perlu belajar lagi
menahan segala hambatan yg tak wajar
dari jalur2 kasar kehidupan.
capehhhh
May 23, 2007 at 6:28 pm (coretcoret)
waduhh..cape bgt hari ini.
G ga usah pulang kerumah. Mending bsk pagi aja. Lagian sekarang kan final Liga Champions….
enak lagi nonton bareng. Heheheheh
Umurku dah 26 taon ya:)
May 4, 2007 at 6:31 pm (coretcoret)
![]()
14 April 1981 aku dilahirkanJ. Ga tau jam brapa???
Sekarang tgl 5 Mey 2007..artinya aku dah berumur lebih dari 26 taon. Ga terasa ya. Ntar lagi 27…ntar lagi 28..ntar lagi 30..trs nikah..trs punya anak:..trs punya cucu..trs punya cicit..trs..ninggal. Suatu siklus hidup yg musti kita jalani.
Tak terasa aku makin tua, tanggung jawab makin banyak…..
Tak terasa juga umurku didunia ini berkurang….ya kesempatan hidup aku…..
Thank U god…..
Empat Jari Anugerah Hee Ah Lee
March 29, 2007 at 8:29 pm (sosok)
Terlahir cacat itu bagiku merupakan anugerah spesial dari Tuhan. Aku sampaikan pesan bahwa kalian bisa melakukan apa pun,” kata Hee Ah Lee (21), pianis asal Korea yang terlahir dengan empat jari.
Ode to Joy karya Beethoven itu mengalun dari piano Hee Ah Lee di Lagoon Tower, Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (28/3) pagi. Itu hanya bagian repertoar sehari-hari Hee, selain juga nomor populer Ballade Pour Adeline, Hungarian Dance dari Brahms, sampai karya Chopin Fantasie Impromptu.
Hee memainkan karya itu dengan empat jari. Ia menderita lobster claw syndrome. Pada masing-masing ujung tangan Hee terdapat dua jari yang membentuk huruf V seperti capit kepiting. Kakinya hanya sebatas bawah lutut hingga tak dapat menginjak pedal piano standar. Untuk bermain piano, pedal sengaja ditinggikan agar bisa diinjak oleh kakinya yang pendek itu. Ia juga mengalami keterbelakangan mental.
Kondisi semacam itu mungkin akan dibahasakan orang sebagai kekurangan. Akan tetapi, Hee menyebutnya sebagai, “Special gift, anugerah spesial dari Tuhan.”
Ia bisa memainkan Piano Concerto No 21 dari Mozart bersama orkes simfoni. Ia mendapat sederet penghargaan atas keterampilan bermain piano. Ia berkeliling dunia, termasuk bermain bersama pianis Richard Clayderman di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat.
“Aku berkeliling dunia. Aku bermain piano dari sekolah ke sekolah untuk memberi motivasi kepada kaum muda bahwa mereka bisa melakukan apa pun kalau berusaha,” kata Hee.
Kasih ibu
Hee akan tampil dalam konser Sharing The Strength of Love di Balai Kartini, Jakarta, pada Sabtu (31/3) malam yang digelar promotor Empang Besar Makmur (EBM) bekerja sama dengan Radio Delta FM 99.1 Jakarta dan koran Korea HannhPress. Hee hadir untuk memberi inspirasi kepada orang tentang kekuatan kasih yang mengubah “kekurangan” menjadi kekuatan.
Hee lahir dari Woo Kap Sun (50). Woo telah mengetahui sejak awal bahwa anaknya akan terlahir cacat. Ayah Hee adalah bekas tentara Korea.
“Ada sanak keluarga kami menganggap itu sebagai aib. Mereka bahkan menyarankan agar jika kelak lahir, bayi itu dikrim ke panti asuhan,” kata Woo dalam bahasa Korea lewat penerjemah.
Woo menolak saran tersebut. Ia menerima Hee sebagai kenyataan dan anugerah. Ia pun menamai anaknya dengan nama indah. Hee dalam bahasa Korea berarti suka cita. Dan Ah adalah tunas pohon yang terus tumbuh, sedangkan Lee nama marga. Hee Ah Lee adalah suka cita yang terus tumbuh bagai pohon.
“Ketika lahir saya melihat, ah betapa cantiknya dia. Ini anugerah Tuhan,” kata Woo dengan muka berbinar.
“Saya bacakan cerita-cerita sebelum tidur. Saya nyanyikan lagu-lagu untuk dia dalam buaian,” lanjut ibu yang tangguh itu.
Woo merawat, mendidik dan memperkenalkan Hee pada kehidupan nyata. Ia memperlakukan Hee sebagaimana anak-anak lain. Untuk melatih kekuatan otot tangan, Hee diajarinya bermain piano sejak usia 6 tahun. Saat itu, jarinya belum mampu mengangkat pensil.
Hee mengenang guru piano pertamanya yaitu Cho Mi Kyong sebagai guru yang keras. Sang guru memperlakukan Hee sebagai murid dengan sepuluh jari. Ia tidak melatih Hee dengan pertimbangan rasa kasihan karena kondisi fisik.
“Guru saya bilang, jangan bersikap sebagai orang cacat. Tapi bermainlah sebagai orang normal,” kenang Hee yang selalu ramah dalam bertutur.
“Aku berlatih terus hingga lelah dan menangis. Betapa sulit bermain dengan empat jari. Susah sekali bagiku memainkan notasi yang bersambungan,” kata Hee lagi.
Ketika Hee memainkan arpeggio atau memainkan chord secara melodik dan runut, memang terdengar ada not yang terlompati. Tapi, itu tidak merusak melodi ataupun mengubah bangun komposisi. Ia mengaku 70 persen bermain dengan hati dan sisanya dengan teknik yang ia kondisikan untuk empat jari.
Pernah menyerah? Patah semangat?
“Bayangkan Anda makan satu jenis makanan terus menerus. Aku pernah bosan. Tapi, aku memakannnya terus. Aku berlatih terus menerus,” kata Hee tentang ketekunan.
Percaya diri
Begitulah, diam-diam sang ibu menanamkan rasa percaya diri. Ia menggembleng Hee agar tumbuh mandiri, penuh percaya diri dan bersemangat baja menghadapi hidup. Bayangkan, untuk bisa memainkan karya Chopin Fantasie Impromptu, Hee berlatih lima sampai sepuluh jam sehari selama lima tahun. Hasilnya memang luar biasa. Umur 12 tahun, Hee telah menggelar resital piano tunggal.
“Ibu menanamkan rasa percaya diri padaku. Bahwa aku harus bisa melakukan segalanya sendiri. Bahwa kalau aku bisa main piano, aku bisa melakukan apa saja. meski aku tahu itu makan waktu banyak,” ungkap Hee.
Piano menjadi sahabat dan jendela bagi Hee untuk melangkah di pentas kehidupan. Ia lalui masa kecil dengan bahagia seperti kebanyakan anak-anak. Ketika ada cercaan orang, Hee menghadapinya secara dewasa.
“Teman-teman ada yang mengatai aku sebagai hantu atau monster. Tetapi, aku menerima itu,” kata Hee, tetap dengan senyum.
“Aku tidak pernah membandingkan diri dengan orang lain atau merasa beda dengan yang lain. Aku hanya ingin melakukan sesuatu seperti orang lain,” kata Hee pula.
He Ah Lee menjadi inspirasi bagi mereka yang merasa diri sempurna untuk berbuat sesuatu bagi kehidupan.
kompas 29/maret/2007
